Galeri Foto

Rabu, 01 April 2015

SUSAH JUGA RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA



Pedagang Kali Lima (PKL) dimanapun tempatnya selalu saja menjadi persoalan yang tidak ada habisnya, anggapan menjadi biang keladi kesemrawutan, mengganggu kebersihan, keindahan dan ketertiban kota, dan lain sebagainya predikat yang disandang PKL ini, sisi lain juga jujugan warga masyarakat yang menginginkan kemudahan akses berbelanja tanpa harus masuk pasar, atau lokasi jual beli yang legal.
Menjamurnya PKL menjadi fakta tumbuhnya usaha masyarakat kecil mencari penghidupan di zaman yang serba sulit ini, PKL memang tidak harus dibrantas, namun akan lebih bijak bila difasilitasi, dengan maksud diatur dalam sebuah lokasi yang semestinya sehingga mereka bisa terus berusaha namun lebih dapat tertata rapi dan tertib, atau dalam istilah lain direlokasi.


Selasa, 31 Maret 2015

BBM NAIK TARIF ANGKUTANPUN NAIK, PIYE JAL ?



Kenaikan BBM sangat terasa sekali bagi rakyat kecil, karena sudah menjadi kebiasaan akan diikuti naiknya harga semua kebutuhan pokok, sejak kemarin Senin (30/032015) tarif angkutan sebagai sarana transportasi massal di kalangan bawahpun ikut-ikutan naik, jadi makin sulit saja hidup di era sekarang.
Para pelaku usaha angkutanpun berkilah naiknya tarif ini merupakan penyesuaian dengan naiknya harga BBM, menyusul pengumuman pemerintah yang menaikan harga BBM rata-rata Rp. 500 perliter.  
 
JENIS BBM
HARGA LAMA/ LITER
HARGA BARU/ LITER
Solar
Premium RON 88
Rp. 6.400,00
Rp. 6.900,00
Rp. 6.900,00
Rp. 7.400,00


SMA 2 TEMANGGUNG WAKIL INDONESIA DALAM THE 2ND SCHOOL AWARD ASEAN 2015

Sebuah tantangan tidak ringan sekaligus kebanggan juga bagi warga Temanggung, kali ini SMA 2 Temanggung akan menjadi wakil Indonesia dalam The 2nd Eco School Award atau Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat ASEAN ke 2 tahun 2015.

Minggu, 29 Maret 2015

ANDAI SAJA ADA KAMPUNG WISATA DI POSONG



SEKEDAR WACANA:
Sudah beberapa traveler memberikan komentar dan mengakui eksotika panorama abadi Posong, sebuah destinasi wisata yang dapat diandalkan Kabupaten Temanggung, sudah saatnya otoritas setempat memberikan perhatian penuh pada potensi wisata ini. Hampir tiap hari Posong tidak pernah sepi dari pengunjung, sebab tempat ini sangat mudah sekali dijangkau dengan mobil maupun motor yang bisa sampai di lahan parkir obyek wisata ini, tanpa harus jalan kaki, kecuali kalau memang ada yang ingin sambil olah raga hicking.
Bagi yang belum mengetahui ada sekedar informasi tentang Posong, berada di punggung Gunung Sindoro pada ketinggian sekitar 2.000 m DPL, tepatnya di desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Rabu, 25 Maret 2015

TUBING MENGARUNGI KALI PROGO, SIAPA TAKUT .... ?



Kali Progo secara geografis dipandang sebagai sungai yang paling unik, karena diantara sungai lain di Pulau Jawa hanya Kali Progo yang mengalir ke laut selatan, sedangkan yang lain mengalir ke laut Jawa, mata air Kali Progo berada di hutan wisata Jumprit, tempat pengambilan air suci setiap hari raya Waisyak. Semenjak dari hulu sampai hilir kali Progo telah memberi berkah kepada masyarakat sepanjang sungai itu, selain mengairi persawahan juga menyediakan aneka biota air, seperti ikan dan sebagainya yang mencukupi kebutuhan bukan hanya petani namun juga nelayan lokal.
Kali ini kali Progo menambah manfaat baru sebagai destinasi wisata yang dapat memacu andrenalin, bagi siapapun yang ingin tantangan alam kini telah ada komunitas anak muda yang akan memfasilitasi anda menyalurkan hoby bertualang menyusuri aliran Progo dengan atraksi Tubing.

Senin, 23 Maret 2015

MENCARI IDENTITAS KOTA TEMANGGUNG DENGAN KEARIFAN LOKAL



SEKEDAR OPINI:
Secara hipotetik, pertumbuhan dan pengembangan kota-kota kecil di Indonesia, dari masa ke masa tak lepas dari perkembangan kota Jakarta, sah-sah saja kalau Jakarta dijadikan parameter daerah. Padahal dalam sebuah studi kasus, identitas kota Jakarta sendiri telah perlahan tergerus sejak pengembangan kota Batavia (1937), hilangnya ruang terbuka yang sarat wajah asli Betawi, diiringi degradasi budaya lokal telah membentuk Jakarta menjadi kota modern yang kehilangan identitasnya. Jadi apa yang diharap dari sebuah kota seperti Jakarta untuk dijadikan tolok ukur dalam konteks membangun kota yang memiliki identitas lokal.
Belum terlambat bagi kota Temanggung, yang saat ini masih dalam proses pengembangan kota untuk berpacu dengan kota-kota lain, apalagi dipicu dengan mengejar citra kota Adipura. Banyak sarana dan prasarana (infrastruktur) kota yang mesti dibangun di Temanggung, dengan satu catatan boleh berkembang sebaik mungkin, yang penting tidak meninggalkan karakteristik daerah sebagai identitas lokal.

Minggu, 22 Maret 2015

LEDAKAN BOM DI TEPI KALI PROGO



Minggu (08/03/2015), ditengah hebohnya issue terorisme, serta munculnya gerakan radikal seperti ISIS, dengan segala aksinya yang meresahkan, siang bolong jam 12.45 di tepian Kali Progo Temanggung tiba-tiba dikejutkan dengan sebuah ledakan keras terdengar dalam radius 1 KM, diikuti dengan asap hitam membumbung ke angkasa.
Itulah proses pengamanan benda berbahaya berupa mortir aktif yang dilakukan oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jateng.